Saya baru baca dan mendengar kilasan sedikit tentang UMKM, agak
tergelitik untuk sedikit sharing. Terutama soal makna, kenapa ya semakin
jaman semakin banyak orang yang berwirausaha? Bahkan pemerintah sedang
gencar-gencarnya menggalakkan hal tersebut. Diluar konteks bahwa -berwirausaha dapat membuat seseorang menjadi lebih sejahtera dibandingkan bekerja, izinkan saya flashback
pada kisah yang diceritakan guru saya semasa SD dulu bahwasannya
Baginda Rasulullah SAW, sejak kecil sudah menopang hidupnya dari
berjualan, dikisahkan juga hingga ketika ia dewasa ia merupakan seorang
pebisnis yang hebat -MasyaAllah. Dalam kisah itu, saya ketahui bahwa kunci kesuksesan beliau berwirausaha adalah kejujuran.
Menurut
pandangan saya, diluar itu, ketika kita memutuskan untuk berwirausaha,
tentunya kita sudah siap menghadapi orang-orang yang menjadi calon
pembeli, nah kembali lagi, mau dibawa kemana pembeli itu? Sekedar
pembeli saja? Atau menjadi pelanggan? Disini juga saya rasa merupakan
kunci kesuksesan dalam berjualan, ketika kita mampu membangun suatu
hubungan serta terus menjaga silaturahmi, InsyaAllah pembeli kita tadi cepat atau lambat akan menjadi pelanggan -tentunya dengan kunci Rasulullah tadi, jujur.
Pengalaman saya dulu, saya sering sekali mendengarkan curhatan seorang penjual makanan di sekolah, dia selalu menyarankan “neng, udah usaha aja, kamu tau gak? Silaturahmi itu bisa membukakan pintu rejeki”. Dan saya baru kepikiran sekarang, kenapa harus silaturahmi? Ya itu tadi, kembali ke poin di atas.
Saya
sendiri masih belum tau kapan akan memulai, tapi InsyaAllah kalau Allah
udah bukain jalan mah ga akan saya biarin ketutup lagi. Kadang masih
kepikiran “kenapa belum sekarang? Padahal udah banyak loh remaja seusia saya punya omset milyaran”. Positif saya, mungkin Allah masih menyuruh saya untuk belajar sebelum ujian :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Perceraian dalam Pernikahan
Gimana? dari judulnya saja jemari ini setengah gemetar untuk membangun opini, sampai perlu bikin kopi dulu. Oke, gabisa dipungkiri kalau kat...
-
Hujan tak pernah monoton. Banyak rima mengalun lara kala bercerita tentang hujan. Memang, hujan paling pandai membawa serta setiap kenangan...
-
Apa kau sudah tahu? Kalau.. Rindu, bukan hal yang tabu. Rindu, tak pernah semu. Bukankah perkara rindu bisa dijamu dengan merdu? Say...
-
Seperti tak ada lelahnya aku menuliskan tentangmu disetiap bait sajak ku Semoga kau lah koma yang kutemukan sebagai penghubung kisah pad...
No comments:
Post a Comment