Wednesday, November 6, 2019
Pemeran Utama Dibalik Layar Panggung Sandiwara
"dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”
Kurang lebih begitu pribahasa yang tepat menggambarkan bagaimana seharusnya kehidupan kita.
Dalam hidup, tentu banyak orang yang memberi penilaian, tentang baik atau buruk hal yang kita jalani di suatu kehidupan.
Sayangnya, kita seringkali dibuat buta dan tuli dalam mengambil peran.
Bahwasannya peran terbaik selalu dimainkan oleh pemeran utama bukan? Karena sejatinya, kepada siapapun bergantung, adalah diri sendiri sebagai pemeran utama dalam hidup yang dijalani.
“maka, ambil lah peran terbaik dan bersandiwara lah dengan baik wahai pemeran utama”.
Di panggung sandiwara, aku memilih untuk tetap tinggal di balik layar, memberi arti pada pencapaian seseorang.
Pada satu masa khalayak patut bangga dan memuji pencapaiannya tanpa perlu tahu sosok dibaliknya. Itulah aku, cukuplah ia saja yang tak pernah lupa akan punggung nya.
Begitulah aku menamai diriku.
“Pemeran Utama di Balik Layar Panggung Sandiwara”.
Kini sang pemeran utama tengah berdiri pada titik temu dari perjalanan, pelayaran, dan penantiannya yang panjang.
Di padang ilalang ia temukan sebagiannya yang hilang.
Sedianya kau tetap bermain peran bersamaku, inilah panggung terindah yang pernah ku pijaki.
Bogor, 01 Oktober 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Perceraian dalam Pernikahan
Gimana? dari judulnya saja jemari ini setengah gemetar untuk membangun opini, sampai perlu bikin kopi dulu. Oke, gabisa dipungkiri kalau kat...
-
Hujan tak pernah monoton. Banyak rima mengalun lara kala bercerita tentang hujan. Memang, hujan paling pandai membawa serta setiap kenangan...
-
Apa kau sudah tahu? Kalau.. Rindu, bukan hal yang tabu. Rindu, tak pernah semu. Bukankah perkara rindu bisa dijamu dengan merdu? Say...
-
Seperti tak ada lelahnya aku menuliskan tentangmu disetiap bait sajak ku Semoga kau lah koma yang kutemukan sebagai penghubung kisah pad...

No comments:
Post a Comment