Kemarin, kebetulan aku dateng pertama, belum ada siapa siapa di studio, ada buku yang keliatan menarik untuk dibaca. Kesimpulan bagus yang aku ambil dari buku itu adalah, seringkali kita dibuat pusing akan masa lalu, ataupun masa depan, seringkali kita lupa bahwa yang kita hadapi adalah masa sekarang, saat ini, yang kita sedang jalani. Hal itu bukan berarti kita gak boleh memikirkan masa depan, apalagi gak punya tujuan hidup, bukan. Tapi ada kalanya kita perlu mengapresiasi diri kita, mungkin kita sadar masa lalu kita ga baik-baik amat misalnya, tapi hari ini? Siapa tau kita sebetulnya sudah lebih baik dari masa lalu kita, hanya saja kita sibuk memikirkan itu tanpa menyadari hari ini. Atau, kita ingin begini ingin begitu di masa depan, memang, ada yang harus dipersiapkan untuk menghadapi masa depan itu, kapan mempersiapkannya? Saat ini bukan? Just do it and appreciate yourself today. Bukankah dalam islam diajarkan agar senantiasa berpasrah diri setelah berusaha dan berdoa dengan maksimal? Percaya deh, pasti ada aja jalannya. Maksudku disini, coba untuk tidak terlalu fokus pada tujuan, fokuslah pada proses.
Ada istilah “penyesalan itu datangnya terlambat” sehingga akhirnya berfikir “coba dulu gini, coba dulu gitu” aku rasa itu gak perlu lagi ketika kita udah mampu menghargai hari ini.
Singkat cerita, dulu aku diminta orang tua untuk lanjut ke sekolah kedinasan, tapi nyatanya takdir berkata lain, lalu setelah lulus? Memang ada rasa kebingungan, jarang sekali ada perusahaan (terutama yang aku harapkan ada peluang) yang membuka khusus jurusanku, sempat terfikir memang, apa salah jurusan ya dulu? Coba dulu ambil ini, coba dulu ambil itu. Tapi untuk apa? Toh beras sudah menjadi bubur, tinggal gimana tukang bubur nya naik haji, kan? Haha. Akhirnya aku bekerja di perusahaan yang bertolak belakang banget sama latar belakang aku, tapi disini aku dapet banyak pengalaman baru, banyak ilmu baru, mungkin kalau pekerjaanku linier gak akan sebanyak ini pengalaman dan ilmu baruku, flashback lagi,sayang dong ilmunya? Nggak, Alhamdulillah apa yang aku pelajari dulu adalah ilmu sehari-hari, everyone needs food right? Everyone wants to be healthy, yay? Aku sih liatnya gitu, ilmunya bisa ku terapin sendiri dan untuk keluarga aku, selain itu juga ada aja ko yang tiba-tiba nanya tips diet dsb, alhamdulillah disitu ilmuku bisa bermanfaat buat orang lain. Lalu kedepannya mau jadi apa? Liat aja nanti ya hehe, setiap orang punya mimpi masing-masing, aku sih lebih prever menyerahkannya sama Allah, bergantung sama manusia bisa aja kecewa, tapi Allah gak pernah bikin hambanya kecewa. Lillahita'ala aja, yang jelas sekarang aku lagi menikmati setiap proses yang kujalani.
No comments:
Post a Comment