Wednesday, November 6, 2019

Pelabuhan Pertama


Senang rasanya bisa membersamai perjalananmu hingga pelabuhan pertama.
Adalah hal yang tak terduga sebelumnya bisa dipertemukan lagi denganmu ditengah perjalanan.
Bersama, waktu terasa begitu cepat berlalu.
Sudah kubilang bukan kalau ini adalah rute terpanjang dari perjalanan yang pernah ada?
Jadi, bisa kau bayangkan sebesar apa kekhawatiranku jika rute ini diibaratkan dalam satuan besaran?
Jika lelah beristirahatlah, kurasa tempat ini cukup baik untuk disinggahi
Jika lelah beristirahatlah, jangan menyerah.
Selamat, kau sudah sampai di pelabuhan pertama.
Sekiranya aku diizinkan Tuhan menemani dan ditemani untuk sampai ke dermaga, mungkin aku tidak akan tersesat.
Ketika mereka bilang aku setegar karang pun, belum tentu aku bisa sampai kesana seorang diri.
Jika aku pernah terombang ambing sendirian, adalah kau yang kayuh perahuku sampai ketepian.

Bogor, 13 September 2017

No comments:

Post a Comment

Perceraian dalam Pernikahan

Gimana? dari judulnya saja jemari ini setengah gemetar untuk membangun opini, sampai perlu bikin kopi dulu. Oke, gabisa dipungkiri kalau kat...